Serangan ISIS di Selatan Suriah Tewaskan 50 Orang

Blog

Kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan melancarkan serangan di kawasan yang dikuasai pemerintah Suriah di barat daya, kemarin. Serangan tersebut termasuk serangan bunuh diri di Kota Sweida.

Seperti dilansir Reuters, serangan yang tampaknya terkoordinasi itu merupakan serangan mematikan untuk menyerang wilayah pemerintah dalam beberapa bulan terakhir. “Sedikitnya 50 orang tewas dan 78 lainnya terluka,” ujar Kepala Otoritas Kesehatan Sweida kepada al-Manar TV, media yang dikelola sekutu Damaskus, Hizbullah.

Di timur laut Kota Sweida, menurut media pemerintah dan monitor perang, kelompok teror ISIS juga menyerang secara serentak di beberapa desa, sehingga terjadi bentrokan dengan pasukan pemerintah.

baca juga : http://eurotexpatodia.com/tempat-distributor-genset-di-jakarta-dan-di-bali/

Di kota itu, setidaknya dua milisi meledakkan diri. “Satu di dekat pasar dan yang kedua di distrik lain,” demikian laporan stasiun televisi pemerintah. Kantor berita negara SANA mengatakan dua milisi ISIS lainnya tewas sebelum mereka dapat meledakkan bom.

Gubernur Sweida, Amer al-Eshi, mengatakan otoritas setempat telah menangkap penyerang lainnya. “Kota Sweida aman dan tenang sekarang,” ujar dia kepada stasiun televisi Ikhbariyah, media yang dikelola pemerintah.

Kelompok militan ISIS diusir dari hampir semua wilayah yang pernah dikuasainya di Suriah pada tahun lalu dalam serangan terpisah oleh tentara yang didukung Rusia dan sebuah aliansi milisi yang didukung Amerika.

Sejak itu, Presiden Suriah Bashar al-Assad terus menghancurkan kantong-kantong pemberontak yang tersisa di dekat Kota Damaskus dan Homs dan menyapu pemberontak dari barat daya.

Observatorium Pemantauan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (Syrian Observatory for Human Rights), kelompok pemantau perang di Suriah yang berbasis di Inggris, menyatakan pasukan Suriah memerangi milisi ISIS yang menyerbu desa-desa dari kantong ISIS di timur laut kota. “Pasukan pemerintah dan sekutu menguasai seluruh Provinsi Sweida, kecuali daerah kantong itu.”